Syarat Mendapatkan NUPTK

Persyaratan standar minimal pendidik dan tenaga kependidikan yang bisa dijaring baik pendidikan Formal maupun Non Formal untuk mendapatkan NUPTK, adalah sebagai berikut:


Persyaratan umum:

1. WNI dan WNA yang sudah naturisasi
2. Menjadi Pendidik (melakukan tatap muka di depan kelas) dan Tenaga Kependidikan (menunjang proses pendidikan) baik pada pendidikan formal maupun non formal, PNS maupun non PNS dan baik dibawah binaan Kemendiknas maupun Kemenag.

Persyaratan Khusus :

a.) PTK Pendidikan Formal

1. Untuk PNS/CPNS yang dibuktikan dengan bukti SK Penetapan sebagai Guru/Pendidik untuk segera dilakukan proses pendataan berdasarkan bukti fisik pendukung.
2. Untuk Non PNS pendataan usulan baru dilakukan maksimal 2 (dua) kali dalam setahun (pada bulan Juni dan Desember menjelang awal semester) dengan syarat minimal telah memiliki masa kerja 2 tahun yang dibuktikan dengan SK Penugasan dari lembaga yang berwenang.

b.) PTK Non Formal

Segera melakukan pendataan PTK-PNF berdasarkan bukti fisik pendukung. Pengusulan NUPTK bagi PTK-PNF dengan syarat :

1. Sampai akhir tahun 2010 semua PTK PNF segera dimasukkan ke dalam database SIM NUPTK-PNF untuk diproses generate NUPTK.
2. Mulai tahun 2011, PTK-PNF yang diusulkan masuk database SIMNUPTK PNF minimal memiliki masa kerja 2 tahun (TMT minimal bulan Juli tahun 2009).
3. Lembaga/instansinya terdaftar di dinas pendidikan setempat

Yang menjadi sasaran Pendataan NUPTK, adalah:

1. Pendidik adalah Guru, Tutor, Pamong Belajar, Instruktur, baik formal maupun Non-formal pada jenjang pendidikan dasar dan Menengah yang mengajar/berdiri didepan kelas/rombel yang berada pada tiap-tiap satuan pendidikan,
2. Kepala Sekolah adalah Guru yang diberi tugas tambahan untuk melakukan pengelolaan administrasi dan manajemen berbasis sekolah dan memenuhi jam wajib mengajar minimal, sebagaimana yang ditetapkan di dalam peraturan pemerintah yang berlaku,
3. Tenaga Kependidikan adalah Tenaga Administrasi Sekolah, Tenaga Laboran, Tenaga Pustakawan, Penjaga Sekolah, Pesuruh, Penilik, Pengawas, baik formal maupun Non-formal pada jenjang pendidikan dasar dan Menengah di setiap satuan pendidikan.

Prosedur standar pendidik dan tenaga kependidikan dalam mengurus NUPTK:

1. Mintalah instrumen pengajuan NUPTK pada masing-masing Dinas Kabupaten/Kota, lebih baik bila diisi kolektif yang dikoordinir oleh Kepala Sekolah, setelah itu operator NUPTK Dinas Pendidikan Kab/Kota akan mengentry data tersebut yang databasenya akan dikirim ke LPMP provinsi yang selanjutnya akan divalidasi dan akan dikirmkan ke Pusat untuk memperoleh NUPTK, lama proses yang dibutuhkan untuk mendapatkan NUPTK ini beragam tergantung situasi kondisi,
2. Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang telah keluar NUPTK wajib untuk melakukan verifikasi dan validasi data yang akan diatur oleh Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Setempat,
3. Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang tidak keluar/tidak lengkap NUPTK Wajib untuk mengisi kembali Instrumen NUPTK. Teknis pengisian dan pengumpulan instrumen akan diatur oleh masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat,
4. Semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan diharapkan untuk proaktif untuk segera mendaftarkan diri di masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat melalui mekanisme yang telah ditetapkan di tiap-tiap Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Manfaat NUPTK bagi pendidik dan tenaga kependidikan:


1. Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) diberikan kepada PTK agar semua pendidik dan tenaga kependidikan memiliki Single Identity Number sehingga tidak terjadi permasalahan seorang PTK dihitung ganda (Double Counting),
2. Semua Program dan Kebijakan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dirjen PMPTK) yang terkait dengan Pembinaan, Pemberdayaan, Penghargaan dan Perlindungan PTK akan berbasis pada data base SIM NUPTK,
3. Dengan adanya pendataan PTK berbasis SIM NUPTK maka Hanya Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki NUPTK yang berhak menerima luncuran program, pembinaan, pemberdayaan, penghargaan dan perlindungan PTK mulai dari Sertifikasi Guru, Pemberian Block Grant, Tunjangan Insentif dan Maslahat Guru lainnya.

Penyebab tidak terbitnya NUPTK:

Ada 7 (tujuh) hal pokok yang WAJIB diperhatikan dalam mengisi instrumen NUPTK:

1. Nama disesuaikan dengan ijazah
2. Nama sekolah tempat bekerja
3. Nomor Statistik Sekolah (NSS)
4. Nama ibu kandung
5. Tempat dan tanggal lahir
6. Tahun lulus sekolah mulai dari SD,SMP,SMA,dan Perguruan Tingggi)
7. Tanggal mulai sejak kapan mengajar (TMT)

Di kalangan masyarakat luas, banyak orang yang mempertanyakan apakah dengan memiliki NUPTK secara otomatis bisa diangkat menjadi PNS..? Jawabannya TIDAK. Oleh karena sampai dengan tahun 2010 ini belum ada aturan yang menyatakan NUPTK sebagai syarat mendaftar sebagai CPNS.


Satu hal yang pasti, adalah dengan memiliki nomor NUPTK, seorang guru telah mendapatkan kepastian hukum bahwa memang dia adalah seorang tenaga pendidik (Guru).



Berita Terkait:
1. Data Pegawai (ADMIN) NUPTK Pada Dinas Pendidikan Kab/Kota sepropinsi Gorontalo
2. Download Instrumen NUPTK terbaru
3. Mutasi dan Komplain NUPTK
4. Download Instrumen Komplain NUPTK