LESSON STUDY: Manfaat dan Aplikasinya

Oleh: Kalsum Moonti, SPd. MPd.
Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, dan perbuatan mendidik.

Berbicara soal pendidikan, khususnya tentang mutu pendidikan, di Indonesia masih perlu pembenahan dengan berbagai upaya agar sejajar atau melampaui negara lain. Oleh sebab itu pemerintah tidak henti-hentinya mengupayakan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan tersebut adalah penerapan Lesson Study. Hal yang mendasari upaya di atas yakni adanya paradigma bahwa keberhasilan pendidikan hanya diukur dari hasil tes. 

Sehubungan dengan hal di atas, hasil tes ditentukan oleh kualitas proses, yakni proses pembelajaran. Dalam fenomena, proses pembelajaran masih kurang mendapat perhatian dari orang tua dan pemerintah. Pada umumnya guru belum optimal memberikan inspirasi kepada siswa untuk berkreasi dan belum optimal pula melatih siswa untuk hidup mandiri. Pengawas sekolah belum berfungsi secara optimal sebagai supervisor pembelajaran di kelas. Kepala sekolah umumnya lebih mementingkan dokumen administrasi guru dari observasi terhadap pembelajaran di kelas.

Sehubungan dengan hal di atas, keberhasilan pendidikan dan pendidikan berhasil dan bermutu merupakan dua hal yang saling mengikat. Pendidikan yang berhasil dan bermutu akan diperoleh melalui proses. Proses itu adalah pendidikan yang diterapkan dalam pembelajaran yang terencana, teranalisis, dan terlaksana secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian keberhasilan pendidikan bukan hanya dilihat dari hasil tes semata tetapi juga dilihat dari kualitas proses pembelajaran kerena hasil tes merupakan dampak dari proses pembelajaran yang benar, dan proses pembelajaran yang benar akan menghasilkan perubahan sikap dan tata laku yang berkualitas pada seseorang atau kelompok.

Menunjang  hal di atas UU. NO 14 tahun 2005 pasal 20 menyatakan bahwa; (1) dalam melaksanakan tugas profesionalnya guru berkewajiban  merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran; (2) meningkatkan dan  mengembangkan  kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan  sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni.Dalam pasal 34 dinyatakan pula bahwa pemerintah, pemerintah daerah dan atau masyarakat berkewajiban membina dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi guru pada satuan pendidikan.

Dengan uraian di atas dan dikaitkan dengan keberhasilan  negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat yang diikuti oleh Singapura, Thailand, Malaysia dan Philipina  yang telah menerapkan pendekatan metode dan teknik  Lesson Study  dalam upaya meningkatkan hasil dan proses pembelajaran  serta profesionalisme guru , maka Lessson Study diupayakan pula diterapkan di Indonesia sebagai alternative untuk memperbaiki mutu pendidikan.

Penerapan Lesson Study di Indonesia  telah dilaksanakan oleh para guru Indonesia  yang ada di Bandung, Malang, Yogyakarta bersama-sama dengan UPI, UNY, UNM dan  Japan  International Coorperation Agency (JICA)   sejak tahun 1998 melalui proyek  Indonesia Mathematics and Science Teacher Education Project (IMSTEP),  dan sekarang sudah didiseminasikan ke seluruh Indonesia  dan pada akhir bulan juli dan Awal Agustus 2008  telah diadakan Kofrensi Internasionalnya di bandung, serta sudah ditindak lanjuti  dengan  telah  dijadikannya sebagi salah satu program wajib dalam kegiatan Kelompok  Kerja Guru (KKG)/ Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) BERMUTU (Better Education Through Reformed Management Universal Teacher Upgrading).