Inilah Tim Olimpiade Internasional Bidang Astronomi, Ilmu Bumi, dan Debat Bahasa Inggris


Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan mengirimkan tiga tim ke olimpiade tingkat internasional bidang astronomi, ilmu bumi, dan debat bahasa inggris.

Setelah pada September tahun lalu berhasil memperoleh 3 perak dan 2 perunggu dalam ajang olimpiade astronomi internasional (the 4th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics/ IOAA) di Beijing, China, tim Indonesia kali ini akan berpartisipasi dalam The 5th IOAA di Katowice, Chorzow, dan Krakow, Polandia pada 25 Agustus-3 September 2011 melawan 30 tim dari 27 negara peserta lainnya.

Adapun peserta tandingan untuk Indonesia di IOAA ke 5 ini adalah Bangladesh, Belarus, Bolivia, Brazil, Bulgaria, China (2 tim), Colombia, Croatia, Czech Republic, Greece, Hungaria, India, Iran (2 tim), Kazachstan, Korea, Lithuania, Polandia (2 tim), Portugal, Romania, Russia, Serbia, Singapura, Slovakia, Sri Lanka, Thailand, dan Ukraina.

Para peserta tim IOAA terdiri atas Ko Matias Adrian Kosasih, lulusan SMA Negeri 5 Bekasi, sekarang di jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Indonesia; Raymond Djajalaksana, siswa SMA Ipeka DKI Jakarta; M.Wildan Gifari, lulusan SMA Semesta Semarang Jawa Tengah, sekarang di Sekolah Teknologi Elektro dan Informatika ITB Bandung; Miftahul Hilmi, lulusan SMAN 1 Gresik Jawa Timur, sekarang di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan ITB Bandung; James Lim, siswa SMAK Petra 2 Surabaya.

Untuk Olimpiade Kebumian (International Earth Science Olympiad/IESO) di Modena, Italia pada 5-14 September 2011, tim terdiri atas Syera Afita Ratna, siswi SMAN 1 Banjarnegara; Anarita Widyaningrum, siswi SMAN 8 Yogyakarta; Mohammad Reza Ardian, siswa SMAN 1 Depok; Farizky Hisyam, siswa SMAN 3 Malang. Mereka didampingi Hendra Amijaya, dari Teknik Geologi UGM; Zadrach L.Dupe dari Meteorologi ITB; dan Dhani Herdiwijaya, dari Astronomi ITB.

Bentuk tes berupa teori, praktek lapangan, praktek laboratorium untuk bidang geologi, geofisika, meteorologi, oseanografi, dan astronomi. Selain itu, terdapat International Team Field Investigation. Maksudnya, peserta akan dibagi dalam kelompok yang anggotanya terdiri dari berbagai negara kemudian diminta untuk menyelesaikan dan mempresentasikan sebuah tugas.

Sedangkan untuk ajang turnamen debat Bahasa Inggris, tim Indonesia akan berlaga dalam World School Debating Championship (WSDC) yang diselenggarakan di kota Dundee, Skotlandia pada 16-27 Agustus. Tim Indonesia untuk WSDC adalah Nudzran Yusya, siswa SMAN Modal Bangsa Aceh; Wisnu Aryo Setio, siswa SMAN 5 Bandung Jawa Barat; Magreta Kaila Adenta, siswi SMAN 2 Tangerang Selatan Banten; Ruth Gracia Nainggolan, siswi SMAN 81 Jakarta.

Ketiga tim olimpiade tersebut diberangkatkan Dirjen Pendidikan Menengah Hamid Muhammad di Gedung Direktorat SMA, Cipete Jakarta, Rabu (10/08) sore. Turut hadir mendampingi Direktur Pembinaan SMA Totok Suprayitno, dan Kasubbdit Kesiswaan Mukhlis Setyo.

Hamid berpesan agar siswa memberikan yang terbaik untuk negara. "Alangkah baiknya jika dapat memberikan medali emas tapi yang terutama tetaplah tunjukkan sportivitas, dan karakter yang baik di mata internasional." ujarnya.

sumber: Kemdiknas