Mendiknas Bershalawat Badar Bersama Anak-Anak


Diselah kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bogor, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, menyempatkan diri berdialog dengan siswa siswi SD Negeri 02 Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/08).

Kunjungan yang dimaksudkan untuk memberi bantuan sosial kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor tersebut digunakan oleh Mendiknas untuk sekaligus menyapa dan berdialog ringan dengan siswa dan guru, sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Siswa siswi yang telah menunggu kedatangan Mendiknas sejak pagi hari tampak bersuka cita. Sekelompok siswa berbaju muslim, lengkap dengan alat musik, naik keatas panggung memenuhi ajakan Mendiknas untuk berdialog. Melihat mereka membawa alat musik, Mendiknas serta merta mengajak mereka menyanyikan shalawat badar. Dan nyanyianpun diikuti oleh seluruh guru, siswa, dan tamu yang hadir.

Usai melantunkan shalawat badar, Mendiknas mulai berdialog dengan siswa. Semua siswa yang ada diatas panggung ditanya namanya, kelas berapa, dan apa cita-citanya. Mereka menjawab dengan lancar, sambil sekali-sekali terdengar riuh tawa mendengar jawaban-jawaban polos mereka.

Fajar, siswa kelas dua SD N 02 Karang Tengah, dengan percaya diri naik keatas panggung setelah dipanggil oleh Mendiknas. Lugu dan polos, itulah yang tergambar saat Fajar menjawab pertanyaan-pertanyaan Menteri yang sedang berkunjung ke sekolahnya tersebut. Meski sedang berpuasa, Fajar tetap antusias. Saat ditanya cita-cita, Fajar menjawab ingin jadi presiden. "Siapa yang mengira, 30-40 tahun dari sekarang, fajar, siswa SDN 02 karang tengah bisa jadi presiden. Untuk itu, tugas guru adalah member motivasi kepada siswa," ujar Menteri Nuh.

Tidak hanya siswa, guru-guru pun diberi kesempatan oleh Menteri Nuh untuk berbicara. Yeti Suryati, guru SDN 04 Karang Tengah terlihat sumringah bisa berbicara di depan Mendiknas. Guru yang sedang menuntut ilmu di Universitas Terbuka semester Sembilan ini mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan musolah di sekolahnya. "Kalau ruangan kelas sudah baik pak, saat ini saya dan teman-teman sedang berusaha untuk membangun musolah," katanya sambil tersenyum.

Setelah selesai berdialog dengan siswa dan guru, Mendiknas berpesan agar masalah pendidikan jangan lagi dipersoalkan. Tapi harus dicari solusinya. Untuk itu Mendiknas mengajak pemerintah daerah dan swasta untuk ikut serta mencari solusi atas permasalahan tersebut. Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, Mendiknas dan rombongan berbuka puasa bersama guru dan siswa SDN 02 Karang Tengah.


sumber: Kemdiknas