Mendiknas Telusuri Kemacetan Dana BOS

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, Kementerian Pendidikan Nasional akan melakukan investigasi terkait kemacetan penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) di 39 kabupaten/kota. Tim yang terdiri dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional, dan Itjen Kementerian Dalam Negeri akan dibentuk dalam kurun waktu dua minggu.

"Kami akan investigasi ke-39 kabupaten ini. Kami akan datangi langsung, mengapa dana ini belum disalurkan," kata Nuh kepada para wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (28/7/2011).

Menurut Nuh, dana BOS periode triwulan II yang belum tersalurkan mencapai Rp 300 miliar. Tim ini juga selanjutnya akan menginvestigasi daerah-daerah yang terlambat menyalurkan dana BOS.

Nuh mengatakan, daerah-daerah yang belum menyalurkan dana BOS triwulan II yang berakhir pada Juni 2011 akan mendapatkan sanksi. Sanksi ini berupa pengurangan anggaran secara keseluruhan pada 2012.

"Untuk saat ini, Kementerian Dalam Negeri juga sudah mengirimkan surat peringatan kepada daerah yang terlambat menyalurkan dana BOS," kata Nuh.

Sementara itu, Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat mengatakan, dibandingkan dengan realisasi penyaluran dana BOS 2010 yang memakai mekanisme lama, yaitu dana dari pemerintah pusat mengalir ke provinsi melalui alokasi anggaran dekonsentrasi kemudian ditransfer langsung ke rekening sekolah, penyaluran dana BOS 2011 jauh lebih lambat.

Sejak awal 2011, ada perubahan mekanisme penyaluran dana BOS yang tidak lagi langsung ditransfer ke rekening sekolah, melainkan masuk dulu ke rekening pemerintah kabupaten/kota. Perubahan ini untuk memenuhi pembagian tugas dan kaidah otonomi daerah yang menjabarkan bahwa tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan dasar berada di tangan pemerintah kabupaten/kota sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007.

Namun, perubahan mekanisme ini ternyata juga menimbulkan keterlambatan penyaluran dana BOS ke sekolah. Sebagai perbandingan, penyaluran dana BOS triwulan II-2010 sudah tuntas 100 persen pada minggu keempat. Sementara pada minggu keempat triwulan II-2011, dana BOS yang sudah tersalur baru 74 persen. Saat ini, pada minggu III triwulan III-2011, penyaluran dana BOS baru mencapai 4,6 persen. Sementara tahun lalu pada periode yang sama (minggu ketiga triwulan III-2010) penyaluran dana BOS sudah mencapai 67 persen.


sumber: Kompas