Oknum Guru Ini Layak Ditindak

Perseteruan antara Pelajar SMA 6 Jakarta Jakarta Selatan dan Wartawan berakhir di dewan pers. Pasalnya dalam pertemuan kedua di dewan pers Jumat (23/9), kedua belah pihak menyepakati untuk berdamai dan tidak membawa kasusnya ke ranah hukum. Ketua Komite Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers, Agus Sudibyo mengatakan, keduabelah pihak telah menyadari kesalahannya masing-masing.

’’Kami tidak akan memaksakan jika memang kasus ini akan dibawa ke ranah hukum,’’ kata Agus, dalam acara mediasi di di kantor Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/9) dan berlangsung tertutup.

Dalam mediasi ini, pihak SMAN 6 Jakarta diwakili oleh Kepala Sekolah, Kadarwati. Sedangkan perwakilan wartawan diwakili Jerry Adiguna, Ketua Pewarta Foto Indonesia. Dari pertemuan yang difasillitasi Dewan Pers itu, akhirnya keduabelah pihak menyepakati lima poin. Pertama, keduabelah pihak sepakat bersikap kooperatif mendukung kepolisian mengusut peristiwa perampasan kaset milik wartawan Trans 7 yang terjadi pada Jumat (16/9) lalu. Karena hal itu, melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999.

Poin kedua, kedua belah pihak juga harus saling menyadari atas kontribusi kekerasan yang terjadi pada Senin (19/9) dan sepakat menempuh perdamaian dan saling memaafkan. Keduabelah pihak juga sepakat tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

Poin ketiga, SMAN 6 Jakarta berkomitmen menghargai kebebasan pers sebagaimana diatur dalam UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Poin keempat, pihak wartawan berkomitmen menghargai SMAN 6 Jakarta sebagai badan publik yang melakukan tugas pendidikan. Poin kelima, Dewan Pers akan menangani pengaduan dari pihak SMAN 6 Jakarta tentang pemberitaan pers terkait kekisruhan yang terjadi Senin (19/9) yang dianggap tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik. Mediasi berlangsung sejak pukul 13.30 dan baru selesai pada pukul 18.00.

Pada kesempatan itu, Yudhistiro Pranoto, fotografer Harian Sindo sempat memberikan CD berisi rekaman pengeroyokan terhadap dirinya kepada juasa hukum SMAN 6, Tri Adiyaksa. Dalam video itu sempat menampilkan gambar pria bersafari yang diduga sebagai oknum guru yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap Yudhistiro. ’’Saya meminta guru itu dijatuhi sanksi,’’ katanya.

Perwakilan SMAN 6, Syaukani Ichsan, siswa kelas 12 meminta maaf kepada pihak-pihak terkait atas peristiwa kekerasan yang terjadi pada Senin (19/9) lalu. "Selaku perwakilan siswa, kami meminta maaf kepada pihak-pihak yang durugikan atas perilaku yang kurang berkenan," tandasnya.


source: JPNN