Provinsi Sulut dan Negara Jerman Jajaki Kerjsama Pendidikan Kejuruan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Pemprov Sulut telah mengirimkan guru dan kepala sekolah yakni Hessen dan Nassau untuk mempelajari sistem kurikulum yang diterapkan di sekolah kejuruan Jerman," ujar Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut, Christian Sumampouw, di Manado, Selasa (27/9/2011).

Dikatakannya, terkait dengan kerjasama pendidikan kejuruan ini, pemerintah Jerman telah mengirimkan beberapa profesor dan rektor universitas untuk mempelajari sistem belajar-mengajar di Sulawesi Utara. "Ini adalah kunjungan balasan. Mereka hari Senin (26/9) telah melakukan kunjungan ke daerah ini," ujar Sumampouw.

Pada saat melakukan kunjungan, kata Sumampuw, Wakil Gubernur Djouhari Kansil memberikan apresiasi atas kunjungan balasan yang dilakukan Joachim Schuh, Helmut Lohkamp dan beberapa professor lainnya.

"Inti dari kunjungan guru Sulut ke Jerman waktu lalu untuk menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Jerman dalam rangka peningkatan kualitas kurikulum SMK. Dan penjajakan ini mendapat respon positif," ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kurikulum tersebut dimaksudkan agar siswa terlatih dan makin terampil dalam mengoperasikan peralatan modern. Keterampilan ini akan menjadi bekal ketika memasuki pasar kerja.

"Tapi yang paling utama adalah bagaimana mengupayakan lulusan SMK bukan sekedar mampu dan siap kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya," kata Sumampouw mengutip penjelasan wagub.

Ditambahkannya, Pemprov Sulut juga akan memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran dan sistem administrasi sekolah untuk meningkatkan kualitas.

"Pemerintah provinsi juga berupaya meningkatkan kualitas guru melalui program sertifikasi dan penyetaraan kualifikasi guru serta peningkatan mutu layanan pendidikan melalui program SSN (Sekolah Standar Nasional), ISO dan program keahlian unggulan," katanya.


source: Kompas