Tak Punya Kelas, Mahasiswa Unesa Kepung Rektorat

Ratusan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berunjuk rasa, Rabu (28/9/2011). Mereka mendatangi kantor rektorat untuk memprotes karena selama setahun terakhir ini tak memiliki kelas untuk kuliah.

Sambil membawa spanduk dan poster, para mahasiswa itu datang secara bergelombang dan mengepung kantor rektorat. Mereka bergantian berorasi untuk mengecam proyek pembangunan gedung kampus itu.

Mereka mengaku tidak bisa mengikuti kuliah dengan nyaman karena harus "mengungsi" ke gedung fakultas lain atau ke perpustakaan setiap kali kuliah.

“Bagaimana bisa nyaman kalau kuliah selau berpindah-pindah. Kami kecewa tak punya kelas sendiri. Kita jadikan rektorat sebagai kelas saja,” teriak Effendi Suryo, mahasiswa Geografi, seorang peserta aksi.

Gedung yang seharusnya mereka tempati telanjur dibongkar untuk direnovasi. Namun hingga setahun berjalan, pembangunan gedung dua lantai itu belum juga selesai.

Kampus Fakultas Ilmu Sosial Unesa itu direncanakan terdiri dari empat gedung yang masing-masing memiliki dua lantai. Kampus itu untuk menampung 2.600 mahasiswa, dari jurusan sejarah, geografi, sosiologi, dan psikologi. Delapan ratus di antaranya adalah mahasiswa baru.

Saat menemui mereka, Rektor Unesa Prof Muchlas Amani memohon pengertian para mahasiswa. "Gedung kuliah itu memang sedang dalam penyelesaian. Apalagi proses proyek adalah dengan lelang. Namun kalau menghendaki kuliah di rektorat, silakan,” kata Muchlas.

Dijelaskan Muchlas, proyek itu jadwalnya baru diserahkan ke kampus pada 14 November besok. Artinya, proyek itu memang belum kelar. Namun, rektor ini memahami kekesalan mahasiswa yang tak punya kelas.


source: Kompas