Inilah Wakil Menteri Gondrong, Nyentrik, dan Hobi Naik Gunung


Ia seorang profesor tapi gayanya nyentrik. Rambut gondrong, suka naik gunung dan sering tampil santai. Lantaran penampilannya itu, Widjajono Partowidagdo, sangat mencolok di tengah sejumlah wakil menteri dan menteri yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pagi ini, Selasa 19 Oktober 2011.

Widjajono memang ikut dilantik sebab Presiden SBY mendaulatnya ke kursi Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Profesor Widjajono nampak mencolok dengan rambut gondrongnya, meski sudah ditutup peci.

"Tolong dong foto saya dengan Pak Gusti (Menristek Gusti Muhammad Hatta)," kata Widjajono kepada seorang wartawati sebelum pelantikan dimulai, Rabu 19 Oktober 2011.

Gaya cuek dan nyelenehnya, menarik perhatian para menteri dan wakil menteri lain. Rupanya Guru Besar Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung ini sudah terbiasa memanjangkan rambut.

Mengapa tidak dipangkas? "Kalau lagi inget, ya dipotong. Kalau mau panjang, ya panjang. Saya biasanya juga kayak gini," katanya saat berbincang dengan VIVANews.com. Lalu apakah rambut panjang itu akan dipangkas sesudah menjadi wakil menteri? "Rencana potong rambut sih ada, tapi bukan minggu ini ya," jawabnya.

Profesor gondrong yang lahir di Magelang, 16 September 1951 itu dikenal sebagai pengamat perminyakan. Saat ini dia menjabat sebagai anggota Dewan Energi Nasional.

Meraih gelar sarjana teknik dari Program Studi Teknik Perminyakan ITB pada 1975. Gelar Master of Science (MSc) pada bidang Petroleum Engineering diraihnya pada tahun 1980. Dilanjutkan MSc dalam bidang Operation Research pada 1982, dan MA dalam bidang Economics pada 1986 dari University of Southern California (USC).

Gelar PhD diperolehnya dari universitas yang sama pada 1987, setelah merampungkan desertasi berjudul "An Oil and Gas Supply and Economic Model for Indonesia".

Selain sebagai pengamat perminyakan, selama ini Widjajono juga menjadi dosen manajemen dan analisis ekonomi proyek migas dan pengelolaan energi, sumber daya mineral pada Program Studi Teknik Perminyakan ITB.

Selain sebagai pengajar, ia juga aktif sebagai sekretaris Komisi Permasalahan Bangsa, Majelis Guru Besar ITB (2006-sekarang), Ketua Kelompok Keahlian Pemboran, Produksi, dan Manajemen Migas ITB (2005-2007), Ketua Pasca Sarjana Studi Pembangunan, ITB (1993-2004), dan Kepala Kajian Ekonomi Energi pada Pusat Penelitian Energi (PPE).

Profesor gondrong ini juga punya hobi menantang. Mendaki gunung. Ia sudah mendaki banyak gunung baik di dalam negeri maupun gunung-gunung di luar negeri. Ia, misalnya, pernah mendaki Elbrus, gunung terbesar di Rusia. Ia juga pernah mendaki pegunungan Himalaya dan Kilimanjaro di Afrika.

Dan hampir semua gunung besar di Indonesia sudah dijajaki. "Semua gunung tertinggi sudah saya daki," ungkapnya. Bahkan, setelah pelantikannya sebagai wakil menteri, dia akan menyalurkan hobinya naik gunung. Widjajono akan mendaki Gunung Gede di Jawa Barat. Lho, kok cuma gunung gede, mengapa tidak ke luar negeri sekalian?

"Jangan jauh-jauh, nanti kalau jauh-jauh saya dimarahin Pak Menteri," jawabnya nyeleneh.


source: VIVAnews