Konferensi Dunia Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) Tahun 2011

Universitas Terbuka (UT) didukung oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menyelenggarakan Konferensi Dunia Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) yang ke-24.

Konferensi ini dilaksanakan sebagai salah satu agenda dari International Council for Open and Distance Education (ICDE). Konferensi berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 2-5 Oktober 2011, dengan tema “Expanding Horizons – New Approaches to Open and Distance Education”, atau “Memperluas Cakrawala – Pendekatan Baru dalam PTJJ”. Konferensi ini merupakan forum berbagi pengalaman, gagasan, dan strategi penting dalam hal PTJJ.

Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, membuka secara resmi pelaksanaan konferensi internasional yang dihadiri 700 peserta dari 50 negara ini. Dalam sambutannya, Mendiknas M. Nuh mengatakan, Open and Distance Learning , atau biasa disingkat ODL, adalah jawaban terhadap hambatan yang dimiliki banyak negara di dunia, seperti Indonesia, untuk memeratakan kesempatan memperoleh pendidikan, terutama pendidikan tinggi.

“Tentu dengan ODL yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang tersedia saat ini, hambatan geografis dapat dihilangkan, dan sangat mungkin hambatan ekonomis dapat dikurangi. Infrastruktur akan menyelesaikannya,” ujarnya.

Menteri Nuh menuturkan, nilai tambah yang diberikan adalah menghilangkan faktor jarak pemisah antara pembelajar dan sumber belajar, menghilangkan faktor waktu karena proses pembelajaran dapat dilakukan tiap saat. Kedua nilai tambah ini berperan sangat besar dalam membuat teknologi ODL menjadi suatu cara pemecahan masalah pelik pendidikan.

Beberapa tokoh yang menjadi pembicara kunci dalam konferensi ini adalah Hal Plotkin (Senior Policy Advisor to U.S Under Secretary of Education, United States); Duk Hoon Kwak (President and CEO of Educational Broadcast Service (EBS), Korea) ; Rory McGral (Vice President Research Athabasca University, Canada); dan Grainne Conole (Professor e-learning, The Open University, United Kingdom).

Sebagai rangkaian kegiatan konferensi, diselenggarakan pameran bertema budaya tanah air ,di area konferensi. Pameran juga berisikan paket-paket informasi yang berkaitan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan penyelenggaraan sistem PTJJ.

Konferensi Internasional Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh ini merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan Nasional dengan Kementerian Budaya dan Pariwisata, yang didampingi Bank BRI dan PT Limandiri Putri. Selain itu, didukung juga oleh PT ASABA Develop, Open University of China, Bank BTN, Bank Mandiri, PT Lokanata Griya, dan beberapa mitra lain. Di samping itu, ada juga dukungan dari PT Telkom Indonesia yang hadir sebagai IT partner, dan Radio Republik Indonesia sebagai media partner.


source: Kemdiknas