Kemendikbud Sambut Positif Pembubaran Dewan Buku

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menilai pembubaran Dewan Buku Nasional (DBN) oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) merupakan suatu tindakan yang positif. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim ketika dihubungi melalui telepon selularnya di Jakarta, Kamis (17/11).

"Pembubaran Dewan Buku itu menurut kami (Kemdikbud) sama sekali tidak masalah. Bahkan saya kira itu malah suatu hal yang positif. Karena keberadaan DBN merupakan lembaga nonstruktural. Jadi memang bukan lembaga yang berada di bawah Kemendikbud," ungkapnya.

Dijelaskannya pula, selama ini DBN dalam menjalankan fungsinya justru seringkali melangkahi Kemendikbud. Akibatnya, DBN dinilai tak sejalan dengan Kemdikbud.

"Keberadaan DPN sebenarnya bukan masalah. Hanya saja, terkadang DBN itu dirasa sering overlap dalam menjalankan fungsinya. Saya sendiri tidak mengerti fungsi dan tujuan didirikannya DPN itu apa," tegas mantan Rektor Universitas Andalas, Sumatera Barat ini.

Musliar jutsru menilai, fungsi DPN sebenarnya sudah tercakup dan telah dijalankan oleh Pusat Perbukuan dan Kurikulum yang jelas posisinya secara struktural di Kemendikbud. "Jadi saya kira memang sudah cukup dengan Puskurbuk," pungkasnya.


source: JPNN