Mendikbud Minta MWA UI Tak Pilih Rektor Baru

Majelis Wali Amanah (MWA) telah mengeluarkan surat keputusan untuk memberhentikan Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh meminta agar MWA tidak tergesa-gesa membuat kepengurusan yang baru.

"MWA ini akan habis masa baktinya pada Januari 2012. Jangan sampai menjelang akhir masa bakti menimbulkan masalah baru. Jadi kami mohon untuk mempertimbangkan kembali jangan mengangkat pengurus baru dulu," kata M Nuh, di Kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Jl Jendral Sudirman, Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Menurut Nuh, perbedaan pendapat antara rektor dan MWA wajar terjadi. Namun, keduanya harus tetap saling menguatkan.

"Kalau ada perbedaan, dua pilar ini (rektor dan MWA) harus tetap dijaga, jangan saling mematikan," terang Nuh.

Nuh mengatakan, pihaknya akan segera turun tangan untuk menyelesaikan konflik antara rektor dan MWA ini. "Dalam waktu dekat Kemdikbud akan menyelesaikan. Tapi yang penting yang di dalam harus tetap berjalan. Kita harus menghormati martabat UI, kita jaga dan kita lindungi," tandasnya.

Sebelumnya, MWA UI sudah menyiapkan nama-nama guna menggantikan Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Rektor UI. Walau, Mendikbud M Nuh sudah meminta agar tidak ada 'kudeta' di UI.

"Belum ada kandidat, tapi nama wakil rektor I, II, dan III pasti masuk dalam perhitungan," jelas Ketua MWA, Purnomo Prawiro, di sela-sela rapat pleno MWA, di Kampus UI, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2011).

Menanggapi surat keputusan MWA, Gumilar mengaku akan tetap memegang jabatan Rektor UI hingga tugasnya selesai. Gumilar mendapat dukungan dari Mendikbud M Nuh.

"Dapat dukungan dari Mendikbud, tetap bekerja seperti biasa," kata Gumilar dalam jumpa pers di Kampus UI Depok, Rabu (21/12/2011).