Penerimaan CPNS Hanya 40 Persen dari Jumlah Pensiun

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mendukung penggunaan Computer Assissted Test (CAT) dan Assessment Centre. CAT digunakan untuk seleksi CPNS, sedangkan assessment centre buat promosi jabatan.

"Kedua metode tersebut merupakan bagian dari sembilan program percepatan reformasi birokrasi khususnya dalam penerimaan CPNS dan Promosi PNS secara terbuka," kata Azwar di Jakarta, Kamis (19/1).

Terkait pelaksanaan efisiensi penggunaan fasilitas, sarana dan prasarana kerja pegawai, menurut politisi PAN ini, berbagai langkah telah dilakukan. Di antaranya pemangkasan jabatan struktural Eselon III, IV dan V pada unsur pelaksana penunjang serta evaluasi Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK).

Untuk penataan PNS, Azwar mengatakan, langkah yang diambil antara lain kebijakan penerimaan CPNS 40 persen dari jumlah pensiun (minus growth) dan pembatasan belanja pegawai tidak lebih dari 50 persen APBD.

"Jadi kalau pensiunnya 125 ribu, jumlah CPNS yang diterima 40 persen dari pensiunan. Sedangkan pembatasan belanja pegawai dilakukan dengan cara tidak memberikan formasi bagi daerah yang sudah melampaui target. Artinya belanja pegawainya sudah di atas 50 persen," bebernya.

Langkah lain yang diambil pemerintah dalam penataan pegawai yaitu redistribusi/realokasi PNS, upgrading PNS, pemberian pensiun dini secara sukarela hingga pelaksanaan moratorium dan implementasi kebijakan di dalamnya, yang mencakup penyusunan peta jabatan, pelatihan tenaga analis jabatan hingga pemberian formasi.

"Semua langkah ini dalam upaya percepatan reformasi birokrasi di bidang SDM aparatur," tandasnya.