Maret 2012, Reformasi Birokrasi Serentak di Seluruh Provinsi

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menjadikan seluruh provinsi sebagai contoh (pilot project) pelaksanaan reformasi birokrasi. Tujuannya, agar reformasi birokrasi bisa dipercepat.

"Saya mau reformasi birokrasi di daerah dipercepat. Makanya seluruh provinsi akan jadi pilot project," kata Menpan&RB Azwar Abubakar, Selasa (31/1).

Dari setiap provinsi itu, lanjutnya, akan dipilih masing-masing satu kabupaten dan kota. Sehingga secara serentak 33 provinsi, 33 kabupaten, 33 kota bisa melaksanakan reformasi birokrasi yang direncanakan mulai diterapkan Maret mendatang.

"Penetapan daerah kabupaten/kota dilihat dari prestasinya selama ini terutama dari laporan kinerjanya dan anggaran. Dan paling utama sikap politik kepala daerahnya. Sebab, reformasi birokrasi akan jalan bagus kalau didukung penuh kepala daerah," tegasnya.

Nantinya, Kemenpan&RB akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk menetapkan kabupaten/kota yang layak dijadikan pilot project. Sebab, dengan pelaksanaan reformasi, otomatis PNS-nya akan menerima reward berupa remunerasi.

Mantan Wakil Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) itu pun berharap, daerah yang dijadikan pilot project dapat mempercepat reformasi terhaap para birokratnya. “Khusus untuk Aceh, harus menjadi contoh, dan dalam lima bulan ke depan harus sudah siap melaksanakan reformasi birokrasi,” sambung mantan anggota DPR dari daerah pemilihan NAD ini.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan 76 daerah akan menjadi pilot project reformasi birokrasi. 76 daerah tersebut terdiri dari 33 kabupaten, 33 kota, dan 10 provinsi. Dengan memperbanyak daerah pilot project, sebut Awar, maka pelaksanaan reformasi birokrasi bisa dilakukan lebih efisien dibanding menurunkan tim pusat ke daerah-daerah.

Diantara 76 daerah yang menjadi pilot project itu Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, Kota Solo, Kota Surabaya, Kota Denpasar, Kota Palangkaraya, Kota Cimahi, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Banyuwangi, dan lain-lain.